Menghadapi Akreditasi SNARS, PMKP RS PKU Muhammadiyah Wonosobo adakan In House Training

Kamis, 12 Sep 2019 | 09:58:27 WIB - Oleh Humas RS PKU Muhammadiyah Wonosobo


Menghadapi Akreditasi SNARS, PMKP RS PKU Muhammadiyah Wonosobo adakan In House Training

Senin, 23 Juli 2018, Pokja PMKP (Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien) RS PKU Muhammadiyah Wonosobo mengadakan In House Training “Revitalisasi PMKP dengan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit Versi 2017”. Pelatihan yang diadakan di Ruang Serba Guna dr. Erwin Santosa, Sp. A M. Kes tersebut bertujuan untuk merefresh kembali Manajemen Mutu Rumah Sakit utamanya di era SNARS (Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit 2017) yang merupakan Standar Akreditasi baru yang bersifat Nasional dan diberlakukan secara Nasional di Indonesia.

Pelatihan diawali oleh “Overview SNARS edisi 1” oleh dra. Dwi Pudjaningsih, MMR, Apt. Disebut dengan edisi 1, karena di Indonesia baru pertama kali di tetapkan standar nasional untuk akreditasi rumah sakit. Selanjutnya pelatihan dilanjutkan dengan pengisian materi “Tips dan Strategi mempersiapkan SNARS". Hal tersebut dimaksud agar setiap insan RS PKU mampu untuk mempersiapkan diri menghadapi akreditasi SNARS yang segera akan diimplementasikan oleh RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.

 

Materi berikutnya merupakan “Analisa dan Validitas data berbasis IT” oleh Ns. Ana Nur Amaliya yang sebelumnya telah mengikuti training KMKP dan Analisis Data. Ini merupakan bentuk kaderisasi dari rumah sakit agar setiap insan yang mengikuti pelatihan diluar rumah sakit mampu untuk menularkan ilmu yang diperolehnya kepada setiap insan RS PKU. Validasi dan reliabilitas dimaksudkan agar data yang dipunya oleh rumah sakit memenuhi kaidah valid dan andal, sehingga mampu menciptakan regulasi-regulasi yang efektif, efisien, tepat sasaran, berdaya guna dan mampu dipertanggungjawabkan.

 

Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk membudayakan insan RS PKU menjadi insan yang mampu untuk mengaplikasikan “Write what You Do, Do What You Write”; selalu menulis apa yang dikerjakan dan mengerjakan apa yang ditulis. Selalu mencatat apa yang dikerjakan dan melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan, prosedur dan aturan yang telah ditetapkan. Sehingga mampu tercipta sistem kerja yang memenuhi kaidah sustainability agar terarah, terukur dan mampu untuk di lakukan monitoring-evaluasi.

Selain menitikberatkan terhadap data dan pengolahannya, pelatihan tersebut juga berfokus pada penggunaan SIMRS untuk peningkatan mutu, dimana dengan kemajuan teknologi di era digital, rumah sakit dituntut untuk mampu memasukkan setiap sistem kerja yang dilakukan di lapangan ke dalam Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit sehingga tercipta sistem kerja yang inovatif, efektif dan efisien.

 

Berbicara SNARS merupakan sebuah keniscayaan, namun yang perlu digarisbawahi, jadikanlah goals kita untuk tetap survive di era digitalisasi. Apalah artinya kita berjuang mendapatkan akreditasi paripurna kalau kita saja tidak mampu beradaptasi akan kemajuan zaman.” Sambut direktur RS PKU Muhammadiyah Wonosobo dr. Akhmad Muzairi, MARS.

 

Melalui berbagai in house training yang diadakan oleh RS PKU Muhammadiyah Wonosobo, segenap pimpinan rumah sakit bercita-cita untuk menyediakan insan RS PKU yang profesional, update terhadap pembaharuan keilmuan dan mampu beradaptasi dengan berbagai kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.



Rabu, 14 Agu 2019, 09:58:27 WIB Oleh : Humas RS PKU Muhammadiyah Wonosobo 608 View
Wahana Kendali Mutu Pelayanan RS PKU Muhammadiyah Wonosobo
Senin, 19 Agu 2019, 09:58:27 WIB Oleh : Humas RS PKU Muhammadiyah Wonosobo 723 View
PKU WONOSOBO Fasilitasi Pelatihan Pemotongan Hewan Qurban
Kamis, 15 Agu 2019, 09:58:27 WIB Oleh : Humas RS PKU Muhammadiyah Wonosobo 1038 View
Peningkatan Mutu Pelayanan Keperawatan, RS PKU Muhammadiyah Wonosobo adakan Pelatihan Optimalisasi

Tuliskan Komentar