Profil PKU

Kamis, 01 Agu 2019 | 15:00:53 WIB


Balai pengembangan produktivitas dan Tenaga Kerja Provinsi Jawa Tengah telah menyelenggarakan Konvensi Gugus Mutu (GKM) pada tanggal 4-5 September 2018. Kegiatan ini diikuti 30 Gugus Kendali Mutu (GKM) yang terdiri dari 17 perusahaan manufaktur dan 10 perusahaan jasa rumah sakit dari sejumlah kabupaten / kota di Jawa Tengah mengikuti kompetisi Konvensi Gugus Kendali Mutu di Hotel Grasia Semarang.

RS PKU Muhammadiyah Wonosobo dalam kesempatan ini turut serta berpartisipasi untuk pertama kalinya dan berhasil meraih silver dalam ajang konvensi GKM ini. Keikutsertaan RS PKU Muhammadiyah Wonosobo diwakilkan oleh Chintya Puspa Ayu, S. Farm., APT, Noni Setiani, S.Farm., APT, Ari Nurlaeli, S. Kep., Ns, Aulia Paramedika, S. Kep., Ns, Sumadi, S. Kep., Ns, Anggraeta Pramudya, Amd., Farm.

Ajang konvensi GKM merupakan ajang adu kreativitas dan inovasi antar pekerja melalui presentasi risalah Gugus Kendali Mutu (GKM)  yang tetap berpacu pada kaidah mutu yang ada. Kegiatan yang digelar selama dua hari ini meliputi rangkaian kegiatan Konvensi Gugus Kendali Mutu (GKM) yang terdiri dari Pra Konvensi yang digelar 4 September 2018 di Kantor BP2TK dan merupakan tahap penilaian risalah melalui wawancara.

Kemudian, hari kedua 5 September 2018 merupakan tahap pelaksanaan konvensi yang berisikan kegiatan presentasi risalah dari masing-masing gugus. Dalam melakukan presentasi risalah, peserta diberikan waktu 25 menit dengan dipimpin oleh 1 orang moderator, 3 orang juri, dan 1 orang petugas pencatat waktu.

Tujuan dari diadakannya Konvensi GKM ini adalah untuk meningkatkan mutu dan produktivitas instansi/perusahaan agar mampu melaksanakan penerapan manajemen mutu dan produktivitas secara terpadu. Selain itu, ajang konvensi GKM  dilaksanakan dalam rangka memberikan fasilitas dan mendorong perusahaan untuk berinovasi dan kreasi sebagai bagian peningkatan pengembangan produktivitas secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Harapannya, setelah mengikuti konvensi GKM ini perwakilan peserta RS PKU Muhammadiyah Wonosobo dapat meningkatkan motivasi dalam bekerja melalui inovasi dan kreativitas sebagai bagian dari upaya pengendalian mutu, benchmark antar GKM, peningkatan implementasi konsep dan metode GKM, serta menjadikan budaya kualitas sebagai standar kerja. Selain itu, hasil inovasi GKM dapat penyumbang inovasi pada instansi dan masyarakat luas sehingga terciptanya pemenuhan kemampuan daya saing perusahaan, peningkatan etos kerja serta perubahan mental dalam bekerja.

 

-Humas RS PKU Muhammadiyah Wonosobo-