Sejarah

————1980————
Pada tahun 1980-an PDM Wonosobo mempunyai amal usaha kesehatan yang dilimpahkan dari PCM Kota Wonosobo di atas tanah wakaf yang terletak di Jl. Wonosobo-Kertek km 4 Sudungdewo Kertek Wonosobo berupa BP/RB Siti Fatimah. Pada awal berdirinya menjadi salah satu tujuan masyarakat sekitar untuk menggunakan jasa pelayanan yang ada. Perkembangan amal usaha kesehatan ini mengalami pasang surut dalam perjalanannya karena beberapa faktor, salah satunya adalah tenaga kesehatan yang belum memadai.
———2008 – 2009———
Dinamika tersebut berlangsung cukup lama sekitar 20 tahun ditandai dengan silih bergantinya tenaga kesehatan, dari Dokter, Perawat, bidan dan tenaga lainnya. Keberadaan amal usaha tersebut terus dievaluasi oleh PDM Wonosobo, sampai pada akhirnya sekitar tahun 2008-an tercetus untuk merevitalisasi aset-aset Muhammadiyah Wonosobo, salah satunya adalah Klinik/RB/BP Siti Fatimah ini.
Maka pada tahun 2008-2009 dibentuk panitia revitalisasi aset Muhammadiyah untuk memanfaatkan RB/BP Siti Fatimah ini. Dari hasil analisa tim maka muncul beberapa ide untuk memanfaatkan aset tersebut apakah akan tetap di bidang kesehatan, sekolah atau yang lain. Dari banyak kajian yang melibatkan beberapa ahli yang kompeten, maka diputuskan tetap menjadi amal usaha kesehatan dengan beberapa penyempurnaan fasilitas dan legalitas.
———2010 – 2014———
Tahun 2010-an mulai diwacanakan dan dipersiapkan perubahan klinik menjadi sebuah Rumah Sakit. Pembentukan panitia pembangunan, penggalangan dana, pembebasan tanah dan lain sebagainya mulai dilakukan untuk mewujudkan cita-cita mendirikan sebuah Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo. Proses pembangunan fisik Rumah Sakit dimulai pada tahun 2011 sampai bisa diresmikan penggunaannya pada 18 November 2014 oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah.
————2015————
Ijin operasional dan legalitas lainnya sesuai ketentuan pemerintah terus dilengkapi sampai akhirnya mendapat ijin operasional tetap melalui SK Bupati No 445.8/397/2015 pada tanggal 24 Agustus 2015, dengan beberapa kekurangan persyaratan yang harus dilengkapi paling lambat tanggal 24 Februari 2016.